Tips Merawat Ketiak Agar Tidak Hitam

Dari semua bagian tubuh, berurusan dengan yang namanya ketiak adalah hal yang paling menjengkelkan. Jika Anda sedang mencari cara yang lebih mudah untuk membuat ketiak bebas ditumbuhi bulu dan tidak hitam, ada beberapa tip dan trik yang dapat Anda ikuti.

Hal utama yang perlu diingat adalah, kulit ketiak biasanya sangat sensitif. Hal-hal yang Anda lakukan setiap hari mungkin dapat menjadi alasan mengapa Anda kerap bermasalah dengan bagian yang satu ini. Seperti halnya bagian lain dari tubuh Anda, ketiak dapat menjadi bagian yang menjengkelkan dan sensitif. Bahkan bukan tidak mungkin, membuat Anda malu.

Banyak wanita berurusan dengan bulu ketiak. Apalagi, saat bulu-bulu halus tersebut kembali tumbuh. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini ialah mencukurnya. Proses ini mungkin bisa membuat pori-pori tersumbat di bagian ketiak. Sehingga butuh waktu satu atau dua kali dalam sepekan untuk membersihkannya.

Nah, untuk Anda yang penasaran bagaimana cara membersihkan area ini, bisa melakukan proses scrubbing dengan menggunakan loofah atau sikat yang lembut. Demikian seperti yang dikutip dari Carefair.

Bahkan, ada produk perawatan kulit khusus yang dirancang untuk membersihkan dan mengelupaskan kulit sensitif di area ketiak. Setelah mencuci ketiak, pastikan daerah ini benar-benar kering dan tak perlu tergesa-gesa mengaplikasikan deodoran. Tapi, biarkan pori-pori Anda bernapas untuk sementara waktu.

Dengan kata lain, mencukur ketiak bisa menimbulkan stres pada daerah tersebut. Oleh karenanya, selalu pastikan tidak menggunakan pisau yang tumpul, tapi pilih pisau cukur yang baru dan tajam. Mencukur di kamar mandi merupakan cara terbaik untuk membersihkan ketiak dari bulu-bulu halus di sekitar area ini.

Anda juga bisa mencukur ketiak pada malam hari. Pasalnya, mencukur di waktu ini dapat menghindari timbulnya keringat berlebih, seperti di siang hari.

Kombinasi keringat walaupun hanya sedikit, bersama dengan bahan kimia dalam deodoran dan luka kecil di bagian ketiak karena bercukur bisa memberikan rasa ketidaknyamanan, bahkan pori-pori tersumbat. Mencukur pada malam hari membebaskan Anda dari situasi seperti ini.

Masih berurusan dengan ketiak gelap? pengelupasan secara rutin bisa membantu kulit ketiak lebih cerah. Bila peluruhan dari lapisan sel kulit mati sering dilakukan, maka ketiak Anda tidak akan muncul begitu gelap.

Jika tidak ingin berurusan dengan bulu di bagian ketiak sama sekali dan ingin menikmati ketiak mulus, Anda bisa beralih pada metode terbaru, yaitu permanent hair removal. Jenis perawatan yang satu ini memang agak sedikit mahal, terutama jika diperlukan beberapa sesi perawatan.

Namun, jika Anda bisa bebas dari bulu ketiak tanpa mencukurnya secara rutin di kamar mandi kenapa tidak mencobanya?
Continue Reading | komentar

Faktor Penyebab Lemak Perut Tak Mau Pergi

Kelebihan lemak di perut adalah masalah umum yang banyak dijumpai oleh perempuan. Lemak yang menumpuk ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.

Walaupun diketahui ada berbagai penyebab yang bisa mengembangkan kelebihan lemak di perut, tapi beberapa faktor diketahui menjadi penyebab paling umum dari kondisi ini, seperti dikutip dari Mayoclinic.com, yaitu:

1. Keturunan
Faktor keturunan dari orangtua memainkan peran dalam mengembangkan berlebih di perut pada beberapa perempuan. Genetik tertentu membuat perempuan lebih mudah menumpuk lemak di perut.

Faktor ini umumnya sulit untuk dihilangkan, meski begitu beberapa hal diketahui bisa membantu mengurangi lemak yaitu melalui latihan aerobik dan olahraga pengencangan otot perut.

2. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) mulai menurun. Studi dari Harvard Women’s Health Watch menemukan hubungan penurunan hormon ini dengan peningkatan akumulasi lemak di perut.
Selain itu, pertambahan usia membuat metabolisme tubuh mulai melambat sehingga bisa menjadi penyebab lain yang berkaitan dengan lemak perut berlebih.

3. Stres
Berdasarkan studi tahun 2000 oleh Elissa S Epel, PhD dan rekan dari Yale University, diketahui perempuan yang lebih rentan terhadap stres cenderung memiliki lemak perut berlebih meskipun ia tidak kelebihan berat badan. Hal ini kemungkinan akibat efek dari hormon stres kortisol yang membuat terjadinya akumulasi lemak di sekitar organ perut.

4. Perubahan hormon
Perubahan hormon yang terkait dengan menopause menjadi penyebab umum lemak berlebih di perut. Menopause menyebabkan penurunan dalam produksi hormon seks estrogen yang mengarah pada peningkatan lemak perut.

Selain itu menopause juga menyebabkan pergeseran lokasi tubuh dalam menyimpan lemak, yaitu menyimpan di kaki, lengan, pinggul dan daerah sekitar perut.
Continue Reading | komentar

Minuman Soda Naikkan Jumlah Lemak Tubuh

Penelitian terbaru di Denmark menunjukkan minum satu liter minuman cola setiap hari meningkatkan jumlah lemak di hati, otot dan organ-organ sekitar perut.

Penumpukan lemak tentu saja berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung.

"Penelitian memberikan sebuah bukti yang mendukung mengurangi kebiasaan mengkonsumsi minuman manis berlebihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa minuman manis hanya akan membuat berat badan dan penumpukan lemak bertambah. Peningkatan lemak yang salah pada tempat yang salah pula," ujar Dr Frank Hu, professor di Harvard School of Public Health, sebagaimana dilansir melalui reuters, Jumat (13/1).

Penelitian yang diketuai oleh Dr. Bjrn Richelsen di Aarhus University Hospital, Denmark, dilakukan dengan menanyakan 47 partisipan yang mengalami obesitas mengenai kebiasaan minum seliter air mineral, susu, diet cola atau cola reguler setiap hari selama enam bulan.

Dr Richelsen sengaja memilih mereka yang obesitas dalam penelitian karena orang yang kelebihan berat badan akan lebih sensitif terhadap perubahan makanan dibandingkan orang berberat badan normal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum minuman cola reguler bisa memiliki 25 persen jumlah lemak yang lebih banyak di sekitar organ mereka, dan jumlahnya naik menjadi dua kali lipat di hati dan otot.

Jenis lemak yang ditemukan dalam penelitian disebut lemak ektopik, sebuah lemak yang sangat berbahaya terhadap kesehatan metabolisme manusia dibandingkan lemak subkutan, lemak yang mengumpul di bawah kulit.

"Tak bisa dipungkiri, lemak ektopik merupakan lemak tak sehat dan menginduksi disfungsi organ yang terlibat," jelas Dr Richelsen.
Continue Reading | komentar

Tips Menurunkan Kadar Trigliserida

Trigliserida adalah lemak. Semua lemak yang kita makan ialah trigliserida. Mereka lalu ditranspor melalui aliran darah untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi tubuh.
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana kelebihan kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh manusia, warning terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis. Sekalipun masih berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin hari makin terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan.

Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber energi yang diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.

Pengukuran kadar trigliserida mesti dikerjakan setelah puasa selama 12-14 jam. Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan rekomendasi yang berasal dari

National Cholesterol Education Program, sebagaimana tersebut di bawah ini:
  • Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
  • Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400
  • Tinggi 400-1000
  • Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000

Namun demikian, banyak ahli yang sepakat bahwa patokan ideal mesti berada di bawah 150, bukan 200, sebagaimana tabel di atas. Standar ini sangat esensial, khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung (termasuk penderita kencing manis).

Adalah sangat wajar, jika banyak betul orang masih bingung tentang bahan yang satu ini, khususnya efek buruknya terhadap kesehatan. Di samping isu yang menyangkut masalah ini boleh dikata baru saja mencuat, bukti klinis mendapatkan ia tidak memiliki kaitan langsung dengan penyakit jantung koroner, sebagaimana ketika kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein alias lemak jahat) melampaui batas normal.
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding pembuluh darah dan menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter pembuluh darah menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada munculnya penyakit jantung koroner.

Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang dikenal dengan kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang tinggi memiliki efek proteksi bagi jantung.
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua partikel utama, yaitu VLDL (very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati dan kilomikron yang dibuat di usus dari lemak yang baru saja diserap.

***
Sebagaimana LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri. Tidak demikian halnya dengan kilomikron yang karena berukuran besar tidak sanggup menembus dinding pembuluh darah (dengan perkecualian kilomikron berukuran mini, yang biasa disebut kilomikron remnant). Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa dideteksi dalam darah setelah puasa. Namun demikian, ketika kadar trigliserida lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia dapat ditemukan di dalam darah.

Ketika kadar trigliserida menjadi terlalu tinggi, darah seseorang dapat menyerupai susu, karena kehadiran kilomikron. Kadar trigliserida yang lebih tinggi daripada 1.000 dapat meninggikan risiko pankreatitis, suatu radang pankreas yang tidak hanya menimbulkan nyeri yang amat sangat, lebih gawat lagi dapat mengancam nyawa, dan memerlukan tindakan segera.

Sementara ketika kadarnya di antara 400-500 kita berada pada situasi yang sangat unpredictable (tak bisa diduga), sebab level ini dalam waktu yang sangat cepat dapat meroket melebihi angka 1.000 mg/dl. Oleh karena alasan inilah, perhatian utama para ahli lebih terpusat pada kisaran angka 200 hingga 400 sampai 500 mg/dl.

Naiknya trigliserida darah memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, khususnya pada mereka yang juga menderita problem kesehatan lain seperti kencing manis. Kadar HDL yang rendah sering muncul bersamaan dengan kenaikan trigliserida. Suatu kombinasi yang menaikkan risiko penyakit jantung koroner. Kombinasi ini juga merupakan bagian sindrom X. Sindrom X yang sedang banyak dibicarakan, merupakan problem kesehatan serius yang menyerang seperempat dari populasi usia pertengahan di Amerika Serikat.
Sindrom ini terdiri dari kumpulan gejala-gajala: tingginya kadar trigliserida, rendahnya level kolesterol HDL, tekanan darah tinggi, dan mencuatnya kadar gula darah.

Sekalipun tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan memicu melonjaknya kadar trigliserida.

Pada sebagian kasus, tingginya level trigliserida dapat diakibatkan oleh penyakit atau obat-obat tertentu, yaitu: kencing manis, kehamilan, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroksin), gagal ginjal menahun, pankreatitis (radang pancreas), bulimia, cushings syndrome, hipopituitarisme, gamopati monoklonal, glycogen storage disease, lipodistrofia, systemic lupus erythematosus, acute intermittent porphyria, penggunaan obat beta blocker dan diuretic, pemakaian estrogen (sebagai pil KB atau terapi hormon pengganti), pemakaian glukokortikoid, penggunaan isotretinoin, pemakaian tamoxifen, pemakaian protease inhibitor.

***
Upaya yang simultan mesti dikerjakan untuk menurunkan kadar trigliserida. Tentu saja, jika lonjakannya dalam darah berkait dengan salah satu penyakit atau pemakaian obat di atas, solusi yang jitu mesti diarahkan untuk mengatasi problem itu. Modifikasi pola hidup amat esensial untuk dicoba: kontrol berat badan, membatasi konsumsi alkohol (pada sebagian pasien), meningkatkan intake lemak tak jenuh plus membatasi konsumsi lemak jenuh, mengonsumsi lebih banyak karbohidrat komplek daripada jenis yang sederhana, diit rendah kolesterol, olahraga yang teratur, hentikan rokok.

Bagi mereka yang kegemukan, penurunan berat badan biasanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida. Riset terakhir dari Lynne dan Scott menunjukkan bahwa diet tinggi asam lemak tidak jenuh, protein yang cukup tinggi, dan rendah gula sederhana mampu mengurangi kelebihan trigliserida.

Sebagian penderita mungkin membutuhkan bantuan obat-obatan. Sekali lagi obat bukanlah substitusi perubahan pola hidup. Artinya pemakaian obat mesti selalu dibarengi dengan cara hidup sehat sebagaimana disebutkan di atas. Golongan obat yang banyak digunakan ialah niacin, fibrat, dan statin. Namun, ia hanya dapat digunakan di bawah supervisi dari seorang dokter.

ditulis oleh : Injil Abu Bakar Seorang dokter, bekerja di Marthas Vineyard Hospital, Boston, AS, diambil dari harian kompas.com
Continue Reading | komentar

4 Perawatan Tubuh yang Wajib Dilakukan

Langkah preventif lebih menjadi prioritas untuk menyeimbangkan gaya hidup kekinian. Berbagai penyakit menjadi ancaman kesehatan dengan kondisi lingkungan yang tak menentu atau pola makan yang tak teratur. Selain diet sehat dan berbagai upaya pencegahan lain untuk menjaga tubuh tetap fit, terdapat sejumlah perawatan fisik yang juga menyehatkan.

Dari penelusuran dengan sejumlah pakar, ada empat perawatan fisik yang menyehatkan sekaligus membuat perempuan merasa cantik luar dalam.
1. Massage
Siapa yang tak suka dipijat dengan aromaterapi yang membuat tenang, dengan suasana ruangan yang nyaman dan bikin rileks? Ditambah lagi dengan iringan musik lembut sesuai selera? Pelayanan spa semakin menjamur hingga di pusat kota karena memang pasarnya tersedia. Banyak pekerja yang ingin melepas penat usai bekerja dengan dipijat.

Pakar estetika Lena Bratschi mengatakan pijat punya manfaat besar bagi tubuh. "Melakukan pijat secara teratur tak hanya mengurangi ketegangan tubuh, namun juga bisa membantu kerja sistem kekebalan dalam tubuh yang berfungsi vital untuk kesehatan tubuh secara utuh. Pijatan membuang racun dan sisa metabolisme yang tak berguna dari dalam tubuh melalui kelenjar getah bening. Penggunaan minyak esensial tertentu juga terbukti selama ribuan tahun untuk mendetoksifikasi tubuh dan melemaskan otot yang kaku," jelas Bratschi.

Berapa kali sebaiknya tubuh dipijat? Menurut Bratschi, pijatan yang dilakukan hanya sesekali waktu bisa memberikan manfaat positif bagi tubuh. Apalagi jika dilakukan teratur. "Bagi orang yang sering merasakan ketegangan pada tubuh karena tekanan pekerjaan atau aktivitas hariannya sebaiknya melakukan pijat seminggu sekali. Sayangnya banyak orang yang lupa merawat dirinya, padahal melakukan pijat sebulan sekali saja bisa membuat tubuh lebih segar dan kembali berfungsi dengan baik dalam aktivitas harian. Perawatan pijat juga memberikan waktu bagi diri sendiri untuk rileks. Jika dilakukan dengan benar, perawatan ini bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental," jelasnya.

Dampaknya jika tidak melakukan massage? Bratschi mengatakan stres itu pembunuh. Katanya, banyak orang yang beraktivitas dengan ketegangan pada banyak bagian dari tubuhnya. Ketegangan ini memengaruhi banyak hal seperti sirkulasi darah dan bahkan temperamen seseorang, tambahnya. Kondisi ini, jika dibiarkan, akan memengaruhi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

2. Memeriksakan kulit
Mengunjungi dermatologis menjadi salah satu agenda yang perlu dicatat perempuan untuk merawat kesehatan dirinya.Sejumlah penyakit bisa terdeteksi dari kondisi kulit luar Anda. Jadi perihal memeriksakan kesehatan kulit ke dermatologis bukan sekadar bicara kecantikan saja.

"Kulit terluar merepresentasikan kondisi di dalam tubuh. Penyakit dalam seperti jantung dan kanker lambung, bisa dianalisa dari pemeriksaan kulit oleh dermatologis," jelas Dr Craig Austin, dermatolog di New York.

Dr Austin menyarankan, saat memeriksakan kulit ke dermatolog sebaiknya minta screening tubuh. Karena bisa jadi proses ini bisa mendeteksi sejumlah penyakit seperti melanoma (kanker kulit yang kronis) lebih dini.

Berapa kali harus periksa kesehatan kulit? Setidaknya satu tahun sekali, saran Dr Austin. Kecuali kondisinya Anda memiliki riwayat terdeteksi melanoma atau punya potensi atau berisiko tinggi terkena kanker kulit. Untuk dua kondisi ini, pemeriksaan di dermatologis harus dilakukan 2-3 kali dalam setahun. Sejumlah faktor yang memengaruhi risiko tinggi terkena melanoma di antaranya Anda berkulit putih, punya riwayat terbakar sinar matahari, kulit mudah terbakar, tinggal di daerah tropis, dan keluarga punya riwayat kanker kulit.

Dampak jika tak rutin memeriksakan diri ke ahli dermatologi? Dr Austin mengatakan, orang ini akan berisiko mengalami kematian karena kanker kulit. Terdengar terlalu keras memang, namun demikian faktanya. Begitu kanker masuk ke bagian dalam kulit, dia bisa menyebar ke bagian lain dari tubuh.
3. Facial
Kulit adalah organ terbesar yang dimiliki tubuh, karenanya perawatan kulit tak bisa disepelekan, kata Bratschi. "Dengan membersihkan, melembabkan, dan menjaga dengan cara yang benar agar kulit tidak dehidrasi, bisa meningkatkan kesehatan dan kondisi kulit, yang pada akhirnya membuat tubuh sehat secara keseluruhan," lanjutnya.

Facial menjadi salah satu perawatan yang menyehatkan tubuh. Namun bukan sekadar facial yang berkonsetrasi pada wajah dan leher. Tetapi juga pada tangan, lengan, kaki, pundak, dan tempurung kepala yang menggabungkan aromaterapi dan pembuangan getah bening. Facial yang menyeluruh seperti ini membantu sistem kekebalan bekerja lebih maksimal dan membuang racun pada tubuh.

Seberapa sering harus facial? Bratschi menyarakan untuk melakukan facial sebulan sekali untuk menjaga kesehatan kulit. Namun frekuensinya bisa bertambah tergantung sejumlah kondisi. Seperti sering bepergian, tinggal di kawasan padat penduduk, terpapar polusi, tinggal di daerah beriklim panas atau dingin, atau memiliki pekerjaan dan kehidupan personal yang penuh tekanan.

Dampak jika mengabaikan facial? "Kulit Anda adalah refleksi terluar dari diri Anda," jelas Bratschi. Banyak faktor yang merusak kesehatan kulit seperti stres atau polusi. Kondisi inilah yang perlu diperhatikan dengan cara melakukan perawatan kulit secara teratur.

4. Memeriksakan gigi
Apakah jadwal bertemu dokter gigi masuk dalam agenda rutin Anda? Menemui dokter gigi secara rutin membantu Anda menjaga kesehatan mulut. Bukan hanya memutihkan, namun juga sebaiknya membersihkan gigi secara menyeluruh, kata Dr Jeff Golub-Evans, dokter gigi kosmetik.

"Segalanya berawal dari mulut. Mulut yang sehat memengaruhi kondisi fisik secara keseluruhan. Gigi dan gusi yang kuat membuat asupan nutrisi lebih maksimal dan membuat lebih percaya diri," jelasnya.

Berapa kali harus periksa gigi? "Idealnya, lakukan pemeriksaan gigi enam bulan sekali atau setidaknya satu tahun sekali," kata Golub-Evans. Namun lakukan perawatan yang benar di antara jadwal periksa ini. Yakni menyikat gigi dan membersihkan dengan benang gigi. Golub-Evans menyarankan, sebaiknya bersihkan gigi dengan serat atau benang gigi sebelum menyikat dan berkumur setiap malam. Saat pagi, cukup dengan menyikat gigi saja. Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, sebaiknya konsumsi buah dan sayur lebih banyak. Selain itu hindari makanan manis, alkohol, dan rokok. Zat asam bisa merusak gigi, jelas Golub-Evans.

Dampaknya jika malas periksa gigi? "Bertambahnya usia memengaruhi kesehatan mulut. Dengan perawatan yang baik, gigi dan mulut bisa terhindar dari efek proses penuaan ini," jelas Golub-Evans. Lebih lanjut dijelaskan, bakteri dalam mulut bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

"Masalah kesehatan yang banyak ditemui pada orang yang tidak memeriksakan gigi secara rutin adalah radang gusi dan masalah rongga mulut yang disebabkan bakteri. Kebiasaan tidak memeriksakan gigi secara rutin juga berisiko pada gangguan pada tulang dan ompong," jelas Golub-Evans.
Continue Reading | komentar

Cara Membuat Mandi Susu Sendiri

Mandi susu pasti sangat menyenangkan. Membayangkan anda sedang mandi bukan dengan air biasa melainkan dengan susu adalah sesuatu yang kelihatannya istimewa. Mandi susu merupakan hal yang istimewa bukan hanya karena hal itu berbeda dari rutinitas biasanya yakni mandi dengan air biasa, tetapi juga karena manfaat yang dihasilkan juga sangat istimewa.

Mandi susu biasanya terdapat di salon-salon kecantikan atau klinik yang menyediakan pelayanan tersebut. Beberapa wanita melakukan perawatan tubuh seperti ini hanya sesekali saja dengan alasan tidak mempunyai cukup banyak waktu, biaya yang mahal, serta salon kecantikan yang menyediakan pelayanan tersebut berlokasi sangat jauh. Jangan berkecil hati. Jika anda tidak dapat selalu melakukan perawatan tubuh dengan mandi susu di salon, mengapa anda tidak mencobanya saja di rumah?

Membuat mandi susu tenyata tidak sesulit yang anda bayangkan. Mandi susu seperti namanya adalah mandi dengan menggunakan susu segar. Bagaimana cara membuat mandi susu?

Siapkan air mandi di dalam bak mandi anda, kemudian masukkan tiga gelas susu cair ke dalamnya. Susu ini bisa dibuat dari susu bubuk juga. Tambahkan juga minyak almond, madu atau yoghurt yang dapat membantu memberikan hasil yang maksimal pada kulit anda. Melakukan perawatan tubuh mandi susu secara rutin dapat membuat kulit tubuh anda senantiasa cerah, lembut, dan awet muda. Mandi susu di rumah adalah perawatan tubuh yang hemat tanpa mengurangi khasiat yang didapatkan sama sekali.
Continue Reading | komentar

Perawatan Kulit

 
Copyright © 2011. The Java Spa - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger